Cerita Panas Diperawani Diruang Tunggu bengkel

Posted on


Selamat datang di Cerita Panas Persembahan filmpanas. saat ini Team Cerita Panas ingin membagikan cerita yang berjudul Cerita Panas Diperawani Diruang Tunggu bengkel. Selalu dapatkan Cerita Terbaru dari kami dengan membookmark halaman website kami dengan menekan tombol CTRL + D.

agen togel terpercaya

Cerita Panas Diperawani Diruang Tunggu bengkel


agen domino99

Cerita Panas Diperawani Diruang Tunggu bengkel

Dila yang saat itu ditolong oleh Andrew seorang pemilikbengkel mobil, ketika Dila sedang berduaan di runag tunggu bengkel. Andrew Khilaf dan memperkosa Dila diruang tunggu bengkelnya.

Posisisex-Panggil saja aku Dila usiaku 19 tahun , aku kuliah di perguruan tinggi jurusan ekonomi. Aku gadis belia yang cantik berkulit putih berambut panjang. Aku terlahir dari keluarga yang berada, mama papa ku bekerja di perusahaan dan memiliki jabatan penting. Aku anak kedua dari dua bersaudara, kakakku sudah menikah.

Kini aku seperti anak tunggal di rumah selalu dimanjakan oleh kedua orangtuaku. Semua fasilitas yang mendukung untuk berkuliah pasti selalu di penuhi. Mobil handphone terbaru aku pasti selalu punya. Orangtuaku selalu memberikan apa saja yang aku minta. Kesibukan mereka setiap hari yang selalu pulang malam membuat aku jarang kumpul bareng.

Setiap hari aku juga main dengan teman-teman. Yang terpenting sebelum mama papa pulang aku udah stay di rumah. Mereka tidak melarang aku untuk keluar rumah untuk sekedar nongkrong. Tetapi semua harus ada batasannya, aku harus bisa mengendalikan diri agar tidak terjerumus dalam pergaulan bebas.

Teman kuliahku semua sama dengan aku. Ya kebetulan suka sama barang-barang branded dan rata-rata membawa mobil. Pulang kuliah kita ngemall nongkrong ngopi atau nonton. Udah jadi rutinitas sepulang kuliah. Kita suka main tapi juga ingat waktu. Tidak sampai larut malam atau sampai tidak pulang rumah.

Kita kalangan anak biasa saja tidak suka dugem atau clubbing. Hidup kita sehat tidak mengenal hal-hal yang sekarang  lagi ngtrend dikalangan anak muda. Karena Cuma nongkrong aja tidak lebih masih memperhatikan waktu. Kita Cuma gila branded aja semua yang bermerk dan terbaru sebisa mungkin dibeli.

Penampilan ku dengan teman-temanku jelas sangat menonjol kita fashionable. Ya maklum lah hidup di jaman modern yang serba ada jangan sampai ketinggalan trend masa kini. Aku hobi sekali di salon , perawatan dari ujung rambut hingga ujung kaki. Semua aku perhatikan karena aku ingin terlihat selalu cantik dan bersih.

Kalau nyalon bisa seharian penuh sampai badan pegel semua. Biar bisa melirik cowok ganteng aku harus berpenampilan secantik mungkin. Seusia aku ini lagi berkembang menjadi dewasa sifat aja masih labil. Percintaan dengan lawan jenis pun belum bisa serius. Kalau aku sih tidak punya pacar paling temen biasa.

Belum pengen pacaran takut waktu untuk nongkrong menjadi berkurang. Dan pastinya cowok selalu melarang dan mengatur aktivitas ceweknya. Aku masih ragu untuk berpacaran meskipun banyak cowok yang mendekati bahkan menembak aku untuk jadi pacarnya. Suatu hari mobilku mogok tidak biasanya.

Aku binggung karena ada kuliah pagi, bengkel juga jauh. Ada seorang cowok yang mendekati aku dan ingin membantuku,

“kenapa mbak kok berhenti di pinggiran sini..?”

“ini mas mobilku mogok, gimana ya mas, aku ada kuliah pagi lagi ini, tau bengkel deket sini mas?”

“kebetulan saya kerja di bengkel mobil mbak, apa mobilnya di bawa bengkel saya aja?”

“wah kok bisa kebetulan ya mas? Tapi aku ada kuliah pagi, gimana ya mas enaknya?”

“tenang aja mbak, nanti mobilnya aku bawa ke bengkel. Dan mbak saya anter ke kampus? Gimana mbak?”

“oh iya ya mas makasih ya mas, kenalin saya Dila mas..”

“saya Andre mbak, mari saya antar ke kampus..”

Aku memberikan kunci mobilku dan aku segera pergi ke kampus dengan naik motor maticnya. Untung aja ada orang baik hati. Sepanjang perjalanan aku pengen segera sampai kampus. Naik motor pasti rambutku berantakan bajuku juga bau. Ah memang sial hari itu, terpaksa aku naik motordaripada aku telat dihukum dosen kiler.

Sesampainya di kampus aku turun di pinggir jalan, aku takut teman-temanku tahu kalau aku dianterin cowok. Takutnya mereka salah mengira kalau aku punya pacar baru,

“sini aja mas ..”

“loh mbak kampusnya masih didepan agak jauh..”

“hmmm nggak papa mas soalnya aku mau fotocopi dulu..”

“yasudah mbak, hati-hati mbak..”

Cowok itu kok perhatian sekali ya, seakan dia takut kalau aku kenapa-napa di jalan. Ah sudahlah aku kok jadi baper sama si Andre. Tak lupa aku minta no HP nya, karena aku belum tahu bengkelnya dimana. Dia pun meninggalkan aku, aku jalan kira-kira 50 meter menuju kampus. Setelah kuliah sekitar 3 jam aku harus pulang karena tidak ada jam lagi,

“Dil..kamu nggak bawa mobil ya?”

“iya mobilku rusak tadi pagi tiba-tba di jalan berhenti..”

“yaudah kamu pulang bareng aku aja ya..”

“nggak usah aku dijemput papa ku kok..”

Aku menolak ajakan Riska karena aku mau ke bengkel. Ntah kenapa aku berbohong dengan temanku. Aku segera menuju bengkel dengan naik taxi. Kira-kira perjalanan 1 jam karena jalanan macet total. Sebenarnya deket tapi macet jadi terasa lama dan boring. Sampailah aku di bengkel, mobilku masih aja dibetulin. Kok lama sekali aku terpaksa harus menunggu berjam-jam.

Sesekali Andre nyamperin aku ngajakin ngobrol. Ternyata dia yang punya bengkel ini, dia memberiku air mineral. Sepertinya memang dia orang yang baik tipe cowok perhatian. Andre memiliki wajah yang lumayan ganteng kulitnya juga bersih. Dia pemilik bengkel mobil ini terlihat kayaknya biasa aja tetapi dia termasuk pengusaha yang sukses.

Bengkelnya rame dia juga tidak sombong kemnaa-mana memakai motor maticnya. Aku ngobrol udah 1 jam dia humoris sempat membuat aku ketawa terbahak-bahak. Aku duduk di sofa dengan banyak pria. Dia menyuruhku duduk di dalam ruanganya karena banyak pria yang berdatangan. Ruangan yang sangat privacy dan full AC nyaman sekali.

Aku ngantuk sekali pengen tidur menunggu membuatku lelah,

“kamu udah makan belum?”

“udah kok ndree, Cuma aku ngantuk nih kelamaan nunggu.”

“yaudah sih tiduran aja aku mau keluar..”

“hmmmm… ok deh…”

Aku sepertinya udah biasa dengan nya padahal baru juga ketemu tadi pagi. Dia supel sih bikin aku tertarik padahal aku tipe orang yang pilih-pilih dengan pria. Aku tertidur sekitar 30 menit, aku tidak tahu siapa saja yang keluar masuk di ruangan itu.  Aku tidak sadar kalau Andre duduk disampingku , aku merebahkan tubuhku di sofa.

Kok tiba-tiba terasa geli seperti ada yang mengelus-elus kakiku. Pas aku membuka mata aku terkejut. Andre sedang mengerayangi tubuhku,

“apa maksud kamu..?”

“udahlah tenang jangan teriak-teriak nanti yang diluar dengar.,kamu turuti aja permintaanku..”

“tidak..!!!”

“jika kamu menolak aku akan paksa kamu…”

Andre langsung mendekati dan mencium bibir dengan keras. Setelah itu dia meremas-remas payudaraku. Aku terdiam sesekali aku membuang muka karena aku tidak mau melakukan ini. Namun Andre kasar setiap aku berpaling dia selalu menarikku dengan kasar. Kedua payudaraku di remas-remas dengan keras aku takut kala itu. Dia membuka kemejaku , aku terdiam.

Setelah bajuku terlepas aku hanya memakai bra saja. Andre tampak beringas terlihat nafsu birahi yang sangat tinggi terpancar dari wajahnya. Masih saja menciumiku namun lama-lama aku tidak menolak ciumannya malah aku memberikan respon kepadanya. Payudaraku yang montok it uterus diremas-remas dengan penuh kegairahan.

Aku mendesah keras karena kedua tangannya asik meremas kedua payudaraku,

“aaaaakkkhhh….aaakkkhhh ndreeee….aaaaaaakkhhhhh……”

Dia membuka braku dan payudaraku terlihat menggantung kencang. Kedua tangannya langsung merengkuh dan menjilati payudaraku. Putting susuku diputar-putar hingga aku merasakan kenikmatan. Bibirnya mengulum putting kananku, tangannya meremas dan memutar-mutar putting susuku,

“ooooohhh…aaahhh….ooohhh….aaaahhhh……”

Dia sangat bergairah payudaraku terus dikulum dna dimainkannya. Setelah 10 menit meremas payudaraku dia menjilati tubuhku hingga turun ke bawah. Dia melepas celana jeansku dengan paksa. Aku memakai celana dalam tipis berwarna hitam. Rambut kemaluan terlihat dari luar celana dalam lumayan rimbun.

Dia mengelus-elus memekku dengan lembut dari atas hingga ke bawah. Celana dalamku terlepas dia menjilati selakanganku. Kakiku dibuka lebar hingga mengangkang dia asik menjilati memekku dan menjilati nya. Aku terbawa suasana saat itu, sinyal-sinyal kegairah timbul secara perlahan. Memekku dijilati setiap bagian lipatannya, aku tidak tahan dengan jilatannya,

“aaaakkhh ndre..akkkhhhh…oohhhh nikmat…..”

Aku terus mendesah karena merasakan kenikmatan. Setelah itu dia melepas pakaiannya , dia PD sekali langsung melepas celananya. Dan didalam celana itu penisnya yang tegak terlihat dengan jelas. Aku baru pertama kali melihat penis pria yang sedang ereksi. Dia menggesek-gesekkan penisnya ke lubang memekku. Dia mencoba memasukkan penisnya ke dalam memekku.

Dia mencoba agar memekku basah sehingga mudah untuk dimasuki. Tak lama kemudian aku mengeluarkan cairan banyak dari memekku. Dia pun memanfaatkan situasi itu dengan cara memasukkan penisnya ke dalam memekku. Ujung penisnya masuk ke dalam memekku. Dia berada diatasku matanya bertatapan dengan mataku,

“aaawww….sakittt..aaaaaaakkkhh….” desahanku dengan wajah kesakitan

Dia terus menusukkan penisnya ke dalam memekku. Sakit sekali lubang yang masih perawan dan sempit itu harus dimasukki penis yang panjang dan besar,

“aaaaahhh….aaahhhh sakiiittt….aaaaakkhhh……”

“kreeeekkk…” seperti ada bunyi robekan kertas.

Ternyata selaput keperawananku sudah pecah, dan Andrelah yang merenggut keperawanan aku. Ada sedikit darah yang mengalir itu pertanda memang aku masih perawan. Setelah dia menggerakan penisnya maju mundur masuklah seluruh penis ke dalam memekku. Serasa kesakitan itu berubah menjadi kenikmatan.

Gerakan yang sangat keras maju mundur membuat tubuhku bergetar. Tekanan yang sangat keras dan menusuk membuat aku merasakan kenikmatan. Seakan penisnya tertancap di memekku,

“ooohh….oohh…aaahhh…ooohh….aaaaahhh…lagi…aahhhh….”

Dia bergoyang serasa mengikuti irama, gairahnya sangat tinggi. Aku kadang mengangkat pantatku dan dia merasakan kenikmatan,

“aaaaaahhhhhhhhhh…” desahan Andre.

Gerakan maju mudur  itu sangat cepat dan keras. Serasa udah mentok masuk ke dalam memekku,

“ooouughhhh……oouughhhh aaaaaaahhh……aaaahhhh……”

Putting susuku dikulum dengan penuh kegairahan. Tanganya meremas payudaraku sementara penisnya masih bergoyang indah di dalam memekku,

“aaaaakkhh….oooouuuugghhh….aaaaaakkkhhh…nikmat….”

Setelah lama sekali bercumbu dia mengeluarkan cairan sperma,

“ccccrrrrrroooooootttt…..cccrooooootttt….ccccrrrooottt……”

Dia semprotkan di tubuhku. Aku segera membersihkannya karena lengket dan banyak sekali. Andre sudah merengut perawanku, aku menangis kala itu. Yang aku pikir baik ternyata kejam. Dia juga tidka bilang apa-apa sama aku asal ninggalin aku di ruanganny aja. Dia keluar dari ruangan dan terlihat dari dalam dia mengecek mobilku.

Mobilku sudah bisa digunakan kembali aku segera keluar dari ruanganya. Tanpa berkata-kata aku meninggalkan bengkel aku juga tidak membayar ongkos bengkel itu. Sepanjang jalan aku menangis dengan keras. Aku sangat menyesal mengenali pria bermuka polos yang sudah merenggut keperawananku itu. Selesai.

short url



Source link